cara memasang tandon air

Cara Memasang dan Membersihkan Tandon Air

Tentu anda juga harus tahu bagaimana cara untuk memasang dan juga membersihkan tandon air yang tepat pastinya. Air merupakan salah satu hal pokok atau kebutuhan utama yang harus selalu tersedia di rumah kalian. Selalu menyediakan persediaan air memang bukan perkara yang gampang, anda harus menyiapkan instalasi yang memadai supaya air selalu tersedia di rumah. 

Tandon air ini biasanya juga sering disebut dengan tangki atau toren ini adalah media untuk menyimpan air yang memiliki kapasitas sekitar antara ratusan hingga ribuan liter. Sebelum anda memasang tandon air ini kalian juga harus tahu bagaimana cara memasang tandon air ini dan memilih jenis yang tepat untuk rumah kalian. Langsung simak tips yang akan dibahas di bawah ini.

Ciri Tandon Air Berkualitas yang Harus Kamu Tahu

Cara pemasangan tandon air

Pertama yang kalian harus ketahui yaitu mengenali ciri tandon air yang berkualitas. Inilah beberapa ciri yang harus ada pada tandon yang akan kalian pilih nantinya antara lain:

  • Memiliki material tangki air yang terdiri dari beberapa lapis sehingga daya tahannya lebih kuat bila digunakan dalam jangka waktu yang lama. 
  • Punya ketahanan terhadap perubahan temperatur yang ekstrim sehingga tak akan mudah bocor.
  • Tahan akan benturan keras dan juga guncangan berskala besar  atau anti gempa.
  • Memiliki permukaan bagian dalam bertekstur licin agar mudah dibersihkan.
  • Memiliki tutup yang memiliki ulir agar tidak keras dan mudah dibuka dan ditutup.

Jenis Tandon Air Berdasarkan Bahan

Memiliki beberapa jenis tandon air berdasarkan bahan yang merangkainya, yakni:

Tandon Fiberglass:

Jenis ini kurang tahan akan paparan sinar matahari, mudah retak karena benturan, anti karat.

Tandon stainless steel:

Jenis ini bisa menyebabkan perubahan temperatur air, tidak tahan lama bila dipakai menyimpan air tanah, dan bisanya memiliki biaya perawatan yang sangat mahal.

Tandon plastik:

Jenis ini memiliki bahan yang elastis sehingga tahan benturan tetapi memiliki kekurangan di tampilannya.

Hal yang harus kalian perhatikan sebelum memasang tandon air

1. Alas yang Akan Dibangun Tandon

Cara pemasangan tandon yang paling baik yakni dengan meletakkannya di tempat yang mempunyai bidang datar. Jangan memilih pondasi yang miring agar tangki air tidak mudah jatuh, kalian bisa membuatnya dengan pondasi yang terbuat dari beton/ papan yang telah diatur. 

Tujuan kami menyarankan kalian untuk menyediakan alas yang datar untuk meletakkan adalah untuk tujuan jangka panjang. Jangan sampai ada batu kerikil yang nantinya akan dibuat tandon air kalian bocor. Pakailah sapu untuk membersihkan alas yang akan digunakan untuk memasang tandon tersebut, bersihkan sampai bersih jangan biarkan batu kerikil masih tertinggal di situ.

2. Lebar Pondasi

Persiapan cara pemasangan tandon kali ini yakni adalah dengan menyiapkan tempat yang luas dan cukup. Pastikan tempat yang luas untuk kalian jadikan sebagai alas atau pondasi yang lebih lebar dari ukuran tandon air yang minimal sekitar 30 cm. Hal tersebut bertujuan sebagai pengaman dan mencegah tandon air agar tidak mudah jatuh ke tanah, apalagi bila kalian hendak memasang tandon kalian di tempat yang tinggi.

3. Pastikan Kekuatan Alas

Tips pemasangan tandon air kali ini yang perlu anda perhatikan yakni kekuatan alas atau pondasi yang akan kalian pasang tandon. Karena air adalah benda cair yang memiliki beban, sehingga semakin banyaknya air yang ditampung dalam tandon air semakin besar pula kemungkinan pondasi akan menerima beban itu pula, dan perlu kalian ketahui setiap 1000 liter air memiliki berat 1 ton yang mana sangat penting dalam mempertimbangkan pembuatan pondasi yang kokok agar tetap mampu menahan berat keseluruhan tandon air.

4. Posisi Penempatan Tandon

Hal ini tidak kalah penting selanjutnya dalam pemasangan tandon air yakn penempatan dan seberapa ketinggian tandon, Karena posisi ketinggian air sangat mempengaruhi besar kecilnya semburan air yang dihasilkan. Berikut beberapa contoh saran penempatan posisi tandon air sehingga dapat gambaran seberapa ketinggian tandon yang cocok untuk rumah anda:

Ketinggian 24 meter

Ketinggian seperti ini memiliki tekanan dan semburan air yang sangat rendah dengan jumlah air yang dihasilkan sekitar 35 liter per menit, ketinggian ini sangat cocok untuk pemakaian ringan, semisal hanya untuk anda yang sangat minim penggunaan di dalam rumah.

Ketinggian 4-6 meter 

Ketinggian ini memiliki tekanan yang dikategorikan sedang. Sehingga semburan air yang dihasilkan dapat dipakai untuk mencuci motor dan mayoritas rumah menempatkan tandon pada ketinggian ini. memiliki tekanan yang cukup untuk melontarkan air dengan nozzle hingga jarak lima meter.

Ketinggian lebih dari 7 meter

Ketinggian terakhir kali ini adalah 7 meter yang mana tekanan air yang dapat dihasilkan sangat tinggi namun memiliki dampak pengeluaran air semakin banyak dalam per menitnya. Dengan ketinggian ini maka pemakaian air anda akan semakin boros.

5. Pipa Ventilasi

Kali ini membahas tentang memasang pipa ventilasi, pemasangan pipa ventilasi udara ini sangat penting untuk mengatur sirkulasi udara yang ada di dalam tandon. Carilah produk yang memiliki pipa ventilasi udara yang bertujuan untuk mengurangi tekanan udara dan juga mengatur sirkulasi udara masuk dan keluar tandon.

6. Water Level control

Kali ini dalam pembahasan tentang memasang water level control atau biasa disebut dengan pelampung, kalian juga dapat memilih menggunakan pelampung atau tidak menggunakan pelampung, jika kalian menggunakan pelampung semuanya akan berjalan otomatis mulai dari pengisian maupun pengeluaran air dari pompa air. Namun bila kalian tidak menggunakan  manual water level control ini kalian akan melakukan semuanya secara manual.

Contoh gambar pemasangantandon air yang baik dan benar

Tips pemasangan tandon dan pompa air

  1. gunakan pompa air sesuai kebutuhan anda.
  2. tempatkan pompa air pada posisi yang mudah untuk kalian periksa, agar mempermudah kalian untuk memeriksa bila ada masalah di kemudian hari.
  3. Meletakkan pompa air usahakan dekat dengan sumber air untuk memperkecil jarak pipa hisap.
  4. Pemasangan pompa air ini tidak boleh langsung dekat dengan outlet tandon.
  5. Pakailah koneksi yang fleksibel untuk melindungi dinding tangki dari getaran pompa air.
  6. Ikat atau baut pompa air pada dudukan untuk menghindari pergerakan atau getaran pompa saat sedang beroperasi atau berjalan.
  7. Batasi jumlah tikungan dalam sambungan pipa untuk mencegah kebocoran instalasi pipa air dan mengurangi hambatan tenaga.
  8. Jangan lupa pasang saringan pasir atau yang biasa disebut strainer untuk sumber air yang mudah terhisap kotoran.

Jadi pada intinya untuk mengatur pemasangan instalasi tandon air memerlukan perencanaan dalam eksekusinya. Dimulai dari tahap pemilihan lokasi, pembelian komponen, hingga penempatan tandon.

Jika kalian merencanakan semuanya dengan benar maka bisa dipastikan biaya bulanan kalian keluarkan tidak akan membengkak.

Demikian ulasan dan penjelasan singkat mengenai Cara Memasang dan Membersihkan Tandon Air. Namun jika kalian merasa kesulitan dalam pemasangan lebih baiknya serahkan hal tersebut kalian serahkan pada ahlinya agar hasil yang diinginkan lebih maksimal. Semoga bermanfaat untuk kalian semua.

Leave a Reply