Do'a ketika masuk dan keluar kamar mandi

Doa Masuk dan Keluar Kamar mandi

Apakah kalian sudah tahu doa masuk dan keluar kamar mandi? Kamar mandi atau toilet merupakan tempat yang kotor dan banyak penyakit. Tetapi kegunaanya sangat penting untuk aktifitas manusia. Seperti buang air kecil, mandi, cuci muka, dan lainnya.

Didalam ajaran Islam ada tuntunan yang bisa diamalkan ketika kita memasuki kamar mandi atau toilet. Salah satunya dengan membaca doa ketika keluar dan masuk kamar mandi, selain itu ada adab-adab dan sunnah yang lainnya.

Mari kita simak pembahasan tentang adab dan doa keluar masuk kamar mandi beserta artinya.

Doa Ketika Masuk Kamar Mandi

do'a masuk dan keluar kamar mandi

Pertama kali yang dilakukan saat masuk kamar mandi adalah menggunakan kaki kiri. kemudian berdoa dalam hati. Ini penting karena banyak hal yang mungkin saja bisa terjadi di kamar mandi, maka dari itu penting untuk berdo’a agar terhindar dari gangguan setan dan jin.

Adapun doa masuk kamar mandi adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

Bacaan latinnya ialah

Allohumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaa itsi

Artinya:

Ya Allah sesunggunya aku berlindung kepadaMu dari apa-apa yang keji dan menjijikkan (HR Bukhari dan Muslim)

Doa ketika Keluar Kamar Mandi

simbol pada kamar mandi

ketika keluar kamar mandi kita harus berdo’a juga dan menggunakan kaki kanan. jadi, saat masuk mengunakan kaki kiri, namun ketika keluar menggunkan kaki kanan.

Ini merupakan bentuk syukur kepada Allah karena telah menjaga kita ketika berada di kamar mandi atau toilet. Dan juga bersyukur telah memberi nikmat kita karena telah menghilangkan najis pada tubuh kita.

Adapun do’a keluar Kamar mandi adalah sebagai berikut:

غُفْرَانَكَ، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنِّي الأَذَى وَعَافَانِي

Bacaan latinnya ialah

Gufroonaka, alhamdulilahilladzi adzhaba ‘annil adza wa aafaani

Artinya:

Aku mohon ampunanMu, segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dariku rasa sakit dan menyembuhkanku. (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi)

Adab Masuk dan Keluar dari Kamar Mandi

simbol keluar masuk kamar mandi

dalam ajaran Islam ada beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan saat di kamar mandi, seperti membaca Alqu’an, menjawab salam, dan lain sebagainya.

Karena toilet atau kamar mandi ini penuh dengan kotoran, maka berikut ini merupakan adab-adab yang harus kalian ketahui.

1. Berdoa Ketika Masuk Kamar Mandi

Ketika umat muslim ingin masuk kamar mandi atau toilet maka hal yang pertama dalah berdo’a. Untuk bacaan do’a masuk kamar mandi sudah di jelaskan di atas.

Hikmah dari berdo’a ini adalah agar kita terhindar dari setan jantan dan setan betina yang sering menggangu kita dan membuat was was saat bersuci, menggoda kita dengan menghayal yang tidak baik, dan menjaga kelamin kita dari perbuatan keji dan hia seperti zina.

Hendaknya kita ucapkan do’a ini ketika berada di luar kamar mandi dan akan masuk. Karena ketika sudah masuk kita tidak bolehkan mengucapkan ucapan-ucapan agung seperti nama Allah, Nama Rosul, dan Ayat Alqur’an.

2. Masuk ke kamar Mandi dengan Kaki Kiri

Nabi ketika masuk ke kamar mandi, Beliau mendahulukan kaki kiri. Karena Nabi ketika melakukan hal -hal baik selalu selalu mendahulukan dengan kaki atau tangan kanan. Seperti Ketika memakai sanda, menyisir rambut, berwudhu dan lain lainnya.

Sedangkan ketika melakukan hal-hal yang kotor selalu didahului dengan tangan kiri ataupun kaki kiri. Seperti halnya ketika masuk ke kamar mandi ini, dan ketika keluar menggunakan kaki kakan.

Adapun haditsnya adalah sebagai berikut

كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِى تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ

وَفِى شَأْنِهِ كُلِّهِ

Artinya

Nabi SAW lebih suka mendahulukan yang kanan ketika memakai sNandal, menyisir rambut, dan ketika bersuci, dan pada setiap perkara yang baik. (HR. Muslim)

3. Tidak Dibolehkan Membawa Barang Bertuliskan Nama Allah

Ketika masuk kamar mandi tidak dibolehkan membawa Alqu’an cincin, dan lain sebagainya yang bertuliskan nama Allah.

Karena kamar mandi merupakan tempat yang kotor dan banyak najis, maka tidak tepat kalau nama Allah yang mulia berada di tempat itu.

Bahkan ketika menjawab salam dan beristigfar saja tidak dibolehkan, apalagi membawa nama Allah ke temmpat yang kotor dan banyak najis tersebut.

4. Ketika Buang Hajat Tidak Boleh Menghadap atau Membelakangi Kiblat

Menghadap kiblat ketika sedang buang hajat bisa juga dimaknai sebagai penghinaan. Karean kiblat dari ummat Islam adalah Ka’bah. Untuk itu alangkah baiknya ketika membuat rumah diusahakan kloset atau toiletnya tidak menghadap atau membelakangi kiblat.

Seperti hadist di bawah ini:

إِذَا أَتَيْتُمُ الْغَائِطَ فَلاَ تَسْتَقْبِلُوا الْقِبْلَةَ وَلاَ تَسْتَدْبِرُوهَا ، وَلَكِنْ شَرِّقُوا أَوْ غَرِّبُوا » . قَالَ أَبُو أَيُّوبَ فَقَدِمْنَا الشَّأْمَ فَوَجَدْنَا مَرَاحِيضَ بُنِيَتْ قِبَلَ الْقِبْلَةِ ، فَنَنْحَرِفُ وَنَسْتَغْفِرُ اللَّهَ تَعَالَى

Artinya:

Jika kalian mendatangi jamban, janganlah kalian menghadap ke kiblat dan membelakanginya, namun hadaplah kearah timur atau barat. Abu Ayyub berkata “Dulu kami pernah tinggal di Syam, kami mendapati jamban kami dibangun menghadap ke arah kiblat, kami pun mengubah arah tempat tersebut dan kami memohon ampun pada Allah Ta’ala (HR. Bukhari).

5. Tidak Bicara Saat Masuk Kamar Mandi

Tidak dibolehkan mengucap salam ketika bung hajat atau berada di kamar mandi. Begitu juga dengan berbincang bincang, perbuatan ini buruk dan dibensi Allah. Karena kamar mandi atau toilet bukanlah tempat yang sesuai untuk berbincang dan mengobrol dengan lainnya.

Adapun hadistnya adalah sebagai berikut:

أَنَّ رَجُلاً مَرَّ وَرَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَبُولُ فَسَلَّمَ فَلَمْ يَرُدَّ عَلَيْهِ.

Artinya:

Ada seseorang laki-laki yang melewati Rasulullah SAW dan beliau sedang kencing, ketika itu laki laki tersebut mengucapkan salam, namun Beliau tidak membalasnya (HR. Muslim)

6. Tidak Membuang Hajat di Sembarang Tempat

Ketika kita berada di luar ruangan dan ingin membuang hajat, maka pilihlah tempat yang tidak didiami manusia seperti hanya di semak semak. Tidak boleh membuangnya di sembarang tenpat misalnya tembok atau pagar rumah orang lain.

Hak tersebut bisa menganggu dan tidak patut di contoh oleh kaum muslimin, karena pelakunya bisa dilaknat oleh Allat SWT. Seperti yang sudah dijelaskan hadist di bawah ini.

اتَّقُوا اللَّعَّانَيْنِ ». قَالُوا وَمَا اللَّعَّانَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ « الَّذِى يَتَخَلَّى فِى طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ فِى ظِلِّهِمْ

Artinya:

Hati-hatilah dengan al laanain (orang-orang yang dilaknat oleh manusia). Para sahabat bertanya ‘siapakan al laanain wahai Rasulullah?” Beliau bersabda “mereka adalah orang yang buang hajat di jalan dan tempat bernaungnya manusia” (HR. Muslim)

7. Beristinja’ dengan Benar

Tidak sah sholat seseorang jika masih ada najis yang menempel di pakaian atau di tubuhnya. Maka dari itu, ketika beristinja’ atau cebok usahakan benar benar bersih dan sempurna. Dan istinja’ yang paling utama adalah menggunakan air.

Janganlah kalian beristinja’ menggunakan tangan kanan. hal ini karena kebiasaan Rosul yang menyelesaikan hal-hal kotor dengan tangan kiri dan bukan tangan kanan.

8. Tidak Buang Air di Air yang Tergenang

Selanjutnya yaitu tidak membuang air kecil dan besar pada air yang tergenang. Ini bearti dilarang membuang hajat pada kolam, atau waduk yang menimbulkan pencemaran dan berdampat bahaya bagi yang lainnya.

Seperti hadits dari Jabir RA “Sesungguhnya Rasulullah melarang kencing di air yang tergenang” (HR. Muslim)

Rosul juga melarang kencing di tanah yang terdapat genangan air, karena bisa saja air genangan tersebut mengalir te tempat yang tidak diinginkan.

9. Tidak Boleh Terlihat Orang Lain saat Buang Air

Pada saat buang air, pastikan menggunakan tempat yang tertutup agar tidak dilihat oleh orang lain.

hal ini dijelaskan dalam hadist, Dari Jabir bin Abdillah RA dia berkata: “Kami pernah keluar bersama Rasullullah SAWketika safar, Beliau tidak memnunaikan hajatnya di daerah terbuka, tetapi beliau pergi ke tempat yang jauh sampai tak nampak dan tak terlihat”. (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

10. Berdo’a Saat Keluar Kamar Mandi

Adab yang terakhir adalah berdoa saat keluar kamar mandi. Telah dijelaskan di atas tentang do’a saat keluar kamar mandi.

Do’a ini merupakan do’a meminta ampunan yang biasanya dilakukan nabi ketika keluar dari tempat buang air.

Hal ini disampaikan dalam hadits dari Aisyah RA “Bahwa Nabi SAW dahulu apabila Beliau keluar dari tempat buang hajat, maka beliau membaca ghuffronaka” (HR .Abu dawud. Tirmidzi, Ibnu majah, Ad Darimi)

Tips Kamar Mandi yang Baik dan Sesuai Syariah

Do'a ketika masuk dan keluar kamar mandi

Kebersihan diri sangta penting untuk umat islam, karena kenersihan merupakan sebagian dari iman. Oleh karena itu kita harus memperhatikan kamar mandi mulai dari desain dan tata cara menata kamar mandi tersebut agar baik dan sesuai syariat.

Adapun tips dalam menata dan mendesain kamar mandi yang baik dan sesuai syariat adalah sebagai berikut.

1. Perhatikan Arah Kloset

Dalam Islam kiblat merupakan arah yang disucikan, karena digunakan untuk pedoman sholat.

Oleh karena itu arah kloset sebaiknya tidak menghadap atau membelakangi arah kiblat. Ini sangat penting untuk diperhatikan jangan sampai arah arah yang suci itu digunakan untuk arah membuang hajat.

2. Membuat Tempat Wudhu di Kamar Mandi

Jika ingin membuat tempat wudhu di kamar mandi, maka harus di perhatikan juga ukuran kamar mandi tersebut. Karena jika ukurannya kecil itu akan membuat kamar mandi terlihat sumpek.

Namun alngkah baiknya jika membuat tempat wudhu di luar kamar mandi saja. Agar bisa menjaga kesucian tempat wudhu karena tidak bercampur dengan tempat buang air.

3. Kamar Mandi Keluarga dan Tamu Terpisah

Selanjutnya yaitu, jika memungkinkan pisahkan antara kamar mandi keluarga dan kamar mandi tamu. Kamar mandi keluarga bersifat pribadi dan jangan sampai banyak orang masuk, dan kamar mandi tamu di gunakan khusus untuk tamu saja sehingga tamu merasa nyaman.

4. Penerangan Kamar Mandi

Penerangan kamar mandi perlu diperhatikan, karena ini penting agar kamar mandi tidak terlihat gelap, kotor, dan terkesan horor.

Kamar mandi merupakan tempat kesukaan jin dan setan, maka dari itu alangkah lebih baiknya kita memberi penerangan lampu yang cukup agar terlihat bersih.

5. Sirkulasi Udara

Sirkulasi udara pada kamar mandi haruslah baik, sehingga banyak udara yang masuk dan keluar. Ini karena berhubungan dengan aktifitas di dalam kamar mandi yang merupakan tempat buang hajat dan kotoran.

Jika tidak memiliki sirkulasi udara yang baik, kamar mandi akan terasa pengap dan bau. Apalagi jika kamar mandi ukurannya kecil, pasti akan terasa sangat pengap dan bau.

maka darikita harus memperhatikan sirkul;asi udara dikamar mandi yang akan kita bangun.

Di era modern ini sudah ada inovasi-inovasi tentang alat yang bisa memudahkan manusia untuk melakukan aktifitasnnya. Salah satunya tentang toilet, karena keberadaan toilet atau kamar mandi ini sangat dibutuhkan oleh manusia.

Contoh saja jika ada acara yang di hadiri puluhan ataupun ratusan orang bahkan lebih, keberadaan toilet sangatlah penting. Oleh Karena itu solusi yang tepat adalah menggunakan toilet portable yang fleksibel dan mudah dalam proses pemindahaanya.

Untuk anda yang ingin mencari produk toilet portable anda bisa melihat contoh produk toilet portable di indotoiletportable.

Sekian Penjelasan tentang adab, do’a keluar masuk kamar mandi, dan tips mendesain kamar mandi sesaui syariah, semoga bermanfaat!

 

Leave a Reply